Tidak Disangka Kota Yogya Ada Tempat Wisata Yang Luar Biasa

Tidak Disangka Kota Yogya Ada Tempat Wisata Yang Luar Biasa

Kota Yogyakarta memiliki beberapa desa wisata. Desa itu dikelola dengan sangat baik oleh Pemerintah Daerah DIY yang menjadikan destinasi wisata wajib saat liburan di daerah tersebut. Setiap desa wisata mempunyai keunggulan berupa tersendiri dengan Desa Wisata Kebon Agung akan kita bahas kali ini.

wisata di jogja

Tempat di desa wisata kebon agung yang terletak 15 kilometer sebelah selatan dari pusat Kota Jogja. Secara administratif , di Desa Kebon Agung ini beralamatkan di Kec. Imogiri, Kab. Bantul. Desa tersebut dibagi menjadi lima pedukuhan adalah Dukuh Tlogo, Dukuh Kalangan, Dukuh Kanten, Dukuh Mandingan, serta Dukuh Jayan.

Luas wilayah yang ada di desa wisata kebon agung adalah 188 hektare. Dari luas daerah tersebut, sekitar 118 hektare digunakan untuk lahan pertanian serta sisanya sebagai lahan perumahan dll. Populasi di Desa Kebon Agung yaitu sekitar 1.368 Kepala Keluarga hingga sekitar 3.376 jiwa.

Empat tempat wisata andalan di Desa Wisata Kebon Agung adalah; Rumah Limasan, Bendung Tegal, Rumah Joglo dan Kegiatan Pertanian menjadi sebuah hal yang diunggulkan oleh kepala desa. Rumah Limasan serta Rumah Joglo adalah dua objek bangunan dengan arsitektur unik Jawa.

Sementara itu di Bendung Tegal adalah sebuah dam pembendung aliran Sungai Opak. Dengan aliran sungai tersebut berhulu di Gunung Merapi menjadi lalu lintas Kabupaten Sleman serta Kabupaten Bandung. Sungai yang bernamakan Opak digunakan sebagai wilayah batas yang mengalami wilayah Kerajaan dari Surakarta serta Kerajaan Yogyakarta.

Bendung Tegal kini sudah mempunyai kegunaan sebagai tempat wisata alam. Sebagai lokasi wisata, bendungan tersebut bisa digunakan sebagai tempat mengadakan sebuah kegiatan susur bendungan hingga memancing. Bagi wisatawan bisa menyusuri bendungan melalui naik kapal sewaan.

Aliran Sungai Opak yang memiliki sebuah lintasan lurus dan lebar yang dianggap menarik untuk dikunjungi. Karakteristik lintasan yang telah dimilikinya tidak seperti kebanyakan aliran sungai lain di Indonesia. Fakta yang menarik sebagian pengunjung yang ada di Bendung Tegal.

Wisatawan dapat mengunjungi Museum yang bernamakan Tani Jawa Indonesia. Museum ini diresmikan sejak tanggal 26 September 2005. Dengan benda bersejarah yang dipamerkan antara lain ada peralatan pertanian peninggalan Kerajaan Mataram sejak dahulu. Museum ini pernah rusak sebab gempa bumi tanggal 27 Mei 2006.

Apabila pengunjung lebih menyukai tempat wisata budaya, mereka dapat melihat budaya tradisional yang biasanya diselenggarakan hanya di gedung pertemuan warga. Bancaan, Gejog , Kenduri, Lesung adalah beberapa budaya tradisional yang bisa disaksikan di wilayah Desa Wisata Kebon Agung. Beberapa unsur acara diadakan pada waktu tertentu seperti Peh Cun hingga lomba Panjat Pinang. Jika ingin merasakan betapa senangnya melihat kesenian yang ada marilah Anda berkunjung ke tempat itu.

Sumber: Javaloka.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *